Pages

Thursday, March 27, 2014

REVIEW: Iblis dan Miss Prym BY Paulo Coelho



Judul Iblis dan Miss Prym
ISBN/EAN 9789792298376 / 9789792298376
Pengarang Paulo Coelho
Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU)
Terbit 5 September 2013
Pages 256
Berat 234 gram







Buku ini adalah karya Paulo Coelho pertama yang saya baca. Awalnya, saya lihat ada begitu banyak karya Paulo Coelho di toko buku. Karena pengalaman saya agak buruk setiap beli buku karya penulis yang belum pernah saya baca karyanya sebelumnya, saya nyoba beli karya Paulo Coelho yang paling tipis, murah, dan sinopsisnya menarik bagi saya. Terpilihlah Iblis dan Miss Prym di tangan saya.

 SINOPSIS

Seorang asing tiba di desa Viscos yang terpencil, dengan membawa ransel berisi buku tulis dan sebelas batang emas. Dia datang mencari jawaban atas pertanyaan yang menyiksa batinnya. Apakah manusia, pada dasarnya, baik atau jahat? Dengan menyambut kedatangan orang asing misterius ini, seisi desa ikut terlibat dalam rencana rumitnya yang akan menandai hidup mereka selamanya.
Kisah tentang godaan, oleh penulis bestseller internasional Paulo Coelho, Iblis dan Miss Prym adalah parabel yang mengulik pemikiran, tentang masyarakat yang dikuasai keserakahan, kepengecutan, dan ketakutan, sementara berjuang menentukan pilihan antara yang baik dan yang jahat.



Iblis dan Miss Prym berkisah tentang sorang lelaki asing yang menggunakan nama mantan teroris, Carlos (tapi di buku ini dia selalu disebut 'orang asing') dan seorang gadis pekerja bar di Desa Viscos yang bernama Chantal Prym. Si orang asing mengubur 11 batang emas di gunung, dan Chantal memergokinya. Si orang asing bersedia memberinya sebatang emas jika dia mau memberitahu seluruh penduduk desa untuk membuktikan bahwa manusia di dunia ini pada dasarnya baik atau jahat.


Ada begitu banyak kata-kata penggugah di buku ini, yang buat saya WAH begitu. Selama ini saya memang suka baca buku, tapi belum ada buku yang kata-kata dan kalimatnya membuat saya merasa begitu WAH! Karena begitu WAH nya, saya nggak mau berhenti baca buku ini sampe selesai. Dalam sehari saya nyelesaiin buku ini. Padahal normalnya, saya baca buku minimal 2 hari (saya punya kecepatan membaca yang sangaaaaaaat lamban :P )

Dari buku ini saya belajar banyak hal mengenai baik dan buruknya manusia. Terketuklah hati saya ini :') Dengan gaya tulisan menarik dan ending yang menghangatkan hati, saya memberi bintang

5 of 5




Segera setelah buku ini ludes saya baca, saya langsung ngobrak-abrik toko buku untuk cari karya Paulo Coelho lagi.
Paulo Coelho telah menduduki kursi kosong dalam ruang khusus penulis favorit saya!





Conclusion

Kalau nggak mau nyesel baca buku, bacalah Iblis dan Miss Prym!














Monday, March 17, 2014

Curhatku untuk Semesta MyDreamMylife

Curhatku untuk Semesta MyDreamMylife
Oleh : DIVAmate
Harga : Rp. 45000
Ukuran : 13 x 19 cm
Tebal : 316 hlm
Terbit : Desember 2013
Penerbit : de TEENS 




Buku ini berisi curhatan-curhatan para penulis kepada dunia (cieeeehh). Sangat mengispiratif dan menggugah selera! (beneran, ih)Terdiri dari 82 curhatan yang layak diserap bagi kamu-kamu yang mau meyerap. Hhahaaaa!! Curhatan-curhatan ini diperoleh dari lomba MyDreamMyLife yang diselenggarain oleh DIVA Press di penghujung 2013 lalu. Denger-denger, pesertanya ada 1000+ orang. WOW! Dari 1000+ curhatan itu, disaring 82 curhatan. Punya saya salah satunya (bangga sitik JOSSS)
Bukunya berilustrasi, berwarna, keren deh pokoknya!Gak percaya???Beli dan buktikan!Kalo nggak seperti apa yang saya omongin tadi, silakan timpuk saya dengan bantal.


OK?


Nah, ini adalah antologi kedua saya. Di sini saya nulis curhatan tentang sebagaimanapun penampilan kita, hal itu nggak memengaruhi kebahagiaan atau kesuksesan kita. Ceritane, saya..... (baca ndiri yaaa. Ntar spoiler deh :P )Curhatan saya saya tulis dalam sehari tok, karena pendek sih. Dan isinya begitu mengiris hati saya sendiri hingga saya nahan air mata. Duh.Gaya tulisan saya di sini bukan gaya tulisan saya yang biasanya (yang baku, pake 'aku' 'kau' kayak novel terjemahan dengan sudut pandang orang ketiga) karena ini curhatan saya dengan tokoh utama saya sendiri:

THA



Rindu
Mengapa rindu hatiku tiada tertahaaaaaan
Kautinggalkan aku seorang.....
(Dangdutan sik)

Pengumuman karya-karya yang lolos dipost di blogdivapress.com sekitar bulan Oktober atau November gitu (udah lupa karena sel otak saya sudah tua). Waktu itu hari Minggu (kalo gak salah ea) saya sedang galau karena disodorin PEPESAN KOSONG sama PAK POLISI ANYEP! (Pak, kalo baca tulisan saya ini, saya mohon maaf yaaaa. Semoga Bapak tidak baca :P )

NB: Waktu ratam jurusan saya, saya sering bolak balik kantor polisi lhooooo. Buat apa, kamu tanya? Buat NYEWA TOILETnya! HAHAHAHAAAAAAA karena lokasi kantor dgn lokasi ratam berseberangan :P
Tapi saya kenal tuh sama beberapa polisi di sana
Tadinya saya jadi polisi aja ya.... DUH. Becanda deh aaah

Oke, lanjut lagi yaaa. Lalu setelah disodorin pepesan kosong sama pak polisi, saya pulang. Kegalauan saya belum hilang karena sorenya saya masih harus melapor kepada temen saya mengenai beberapa hal terkait tugas kelompok. Jujur, deh, saya paling males kerja kelompok. Mengapa? Karena saya adalah orang paling males sekampus! MWahahahaaAAaaa
Duh
Lantas, setelah sampai rumah (sebelum kerpok) saya iseng-iseng buka twiter dari HP butut saya. Eh, ternyata pengumuman MyDream udah keluar. Klik, pindai dari atas ke bawah, oh akun saya gak ada. Lanjut memindai.... Eh itu akun saya! NOMOR 44, BRO! 44!
Wah punya saya masuk. Thank God!
Sorenya saya kerpok. (Nggak penting deh)


Begitulah kiranya perjalanan saya menembus badai dan salju agar bisa memindai akun-akun yang lolos.

Lalu....
Tanggal sekian Desember, saya kembali galau karena...
temen-temen yang lolos sudah dapet kiriman bukunya, tp saya belum.... :(
Dan saya sadar, rumah saya terlalu terpencil sehingga sulit dijamah manusia (beneran, ih)
Senin, tangga sekian Desember 2013, saya pulang dari kampus karena nggak ada dosen. Sambil berbaring di kasur dan bergalau ria sampe adik saya kebudegkan, akhirnya teriakan itu datang juga,

"POS! POS!"


Dan saya langsung ngacir ke luar rumah.
Disebutlah nama lengkap saya, dan saya tanda tangani surat penerimaannya dengan nama Made Metha S karena nggak cukup tempatnya.
Tibalah Curhatku Untuk Semesta di tangan saya, lengkap dengan sertifikatnya







Sekian curcol gak penting sayaa. Heee. Terima kasih sudah meluangkan waktu dan mata untuk membaca. Semoga tidak ada yang iritasi membaca tulisan saya :P












Tuesday, December 3, 2013

Hobi Saya Belakangan Ini....

Hobi saya belakangan ini.... hmmm apa ya? Sebenernya saya hobi macem-macem, tapi akhir-akhir ini paling demen sama yang namanya:

STRONGHOLD CRUSADER




Kenapa ya? Kenapa yaaaa????
Mau tauu?? Ini karena di Stronghold Crusader ini saya bisa menuangkan segala kebengisan saya pada kastil musuh-musuh. Daripada bengis sama benda-benda malang di kamar, mending sama musuh-musuhnya. Apalagi sama yang ngomongnya begini:


"Bravely done! You fight like a man!"


Secara, gue cewek, bro!!


Ah, meski sebel sama yang ngomong itu (wkwkwkwwkk) tapi saya tetep seneng mainnya! Kalo main pasti nggak tau jam deh. Wkwkwkkk

Ini lahan pertanian saya. Saya demen banget ambil alih kekuasaan begini. wkwkwkkk


Curcolan Lama…. Tentang Cerpen Saya….

Saya nggak akan ngomong pake Bahasa Londo lagi di sini, karena saya tahu bahasa Inggris saya masih jauh di bawah standar :P


Jadi, ceritanya, di sini saya akan ngobrol soal karya pertama saya yang diterbitkan. Yah, anggap aja ini sebagai sarana supaya saya (dan para pembaca sekalian) nggak lupa pada event berharga tersebut (soalnya saya seorang penderita pikun alzeimer akut :P )

Setahun lalu, tepatnya pada suatu hari di Bulan November 2012, saya ikut sebuah lomba cerpen tingkat jurusan di tempat saya kuliah. Waktu itu saya masih ingusan dan ijo royo-royo jika ngobrolin soal tulis-menulis (padahal saya sudah hampir 4 tahun mendekam dan diperam demi belajar menulis). Pada awalnya saya salah kapra. Saya buat sebuah cerpen tanpa judul di komputer lama saya. Panjangnya 4500 an kata. 

Berkisah tentang seorang pemuda bernama Sebastian yang kabur dari rumahnya untuk berkelana, ditemani jaran/kuda kesayangannya. Di tengah jalan, Sebastian dihadang sekomplotan rampok. Dia dihajar dan diporot habis-habisan sampai cuma pakaian yang menempel di badannya aja yang tersisa. Sebastian nyaris koit, tapi dia ditolong oleh seorang gadis bernama Rosa. Tengterengtengteeeeeengg!!!
Lalu, setelah hampir menembus angka 4500 an, saya endapkan dulu cerpen saya karena SAYA NGANTUK. Wkwkwkwkkk. Besoknya, di kampus, saya dapet kabar dari panitia yang kebetulan temen sekelas saya:
“Sis, beneran itu 5000 kata maksimalnya?” tanya saya.
“Enggak, Tha. 5000 karakter. Bukan kata. Maksimal katanya 750,” jawabnya polos.

Dan jantung saya pun mencelus seolah telah jatuh ke lambung. Oh, jadi saya salah buat dong! Jadi pengorbanan saya kemaren malem sia-sia dong??? MAMAAAAA!!
Tapi saya nggak depresi segitunya kok. Beneran. Saya mulai buat cerpen baru dengan menanamkan dalam-dalam omongan temen saya tadi. Cerpen baru saya berjudul Rose. Berkisah tentang seorang cewek bernama Rosa yang mengenang teman sekaligus cowok taksirannya yang bernama Erick. 750 kata pun mentok. Lalu saya minta bantuan kepada senior saya untuk mengedit.
Sehari kemudian, saya dapet kabar dari senior saya:
“Uh mahgaadd. Cerpennya kecepetan. Nggak berasa apa-apa :P.”
UHMAGAAADD, kata saya dalam hati. Lalu saya bilang, “Ini karena batas katanya sih, Kak. Masa cuma 750 kata :P :P”
Setelah mendapatkan pencerahan dan curcol sedikit dengan Mr. Senior, saya berusaha sebisa mungkin untuk menuangkan perasaan ke dalam cerpen saya. Hingga kemudian, cerpen saya FIX dan selesai dan kelar dan jadi! Saya segera kirim ke email panitia. SENT!


Tepat setelah saya kirim cerpennya, saya menghadiri technical meeting lomba cerpen yang saya ikuti (wagu tha? Technical meeting belakangan, pengumuman lomba sudah dari jauh2 hari lalu). Selama mengikuti technical meeting, banyak sekali persyaratan yang diubah termasuk jumlah halaman dan kata. Saya shock berat. Lalu saya bertanya kepada juri mengenai cerpen saya yang sudah saya kirim, tapi ingin saya perbaiki karena ada pengubahan persyaratan. Juri memperbolehkan saya mengubah cerpen saya. THANK GOD!
Begitu saya sapai di rumah, saya segera poles, pahat, cat, cium, kecup, peluk cerpen saya lagi. DAH lahirlah cerpen berjudul Rose versi 2.3 (ngarang dink :P ). Cerpen inilah yang saya kirim ke panitia, dan akhirnya memperoleh peringkat 8 dari 42 peserta. Tepuk tangan dong! Prok prok prok prok!



Beberapa hari kemudian, saya dapet SMS dari ketua panitia lomba. Saya diminta kirim biodata dan judul2 cerpen atau novel yang pernah diterbitin. Karena waktu itu saya nggak punya sama sekali, selain kumpulan fanfiction Kingdom Hearts, saya kirim aja dah tuh judul2 fanfic saya. Wkwkwkwkkk.
Esoknya, panitia yang sekelas sama saya ngebocorin kalo biodata yang dikirim itu bakal dibukuin beserta cerpennya. Semacam antologi gitu deh. OWALAAAAH NGONO TO?? Buset dah! Buset dah! BUSYEEEEEE! Akhirnya ada juga yang menyadari betapa penginnya saya nampang di buku *sob sob sob* Terharu deh… J


Tepat tanggal 2 Mei 2013, antologi 15 besar cerpen bahasa Inggris sejurusan pun diluncurkan oleh bu dekan. Ini diaa!




Saya sebagai salah satu contributor, dapet satu eks gratis tis tiiissss. Enaknya dapet gratisan. Heheee. Saya punya foto saya sama bukunya, tapi nggak akan kupost karena wajah saya sangat horror di foto tsb :P
Ini halaman yang memuat judul dan nama lengkap saya:




xDD

Lucy Lucifer: Sebuah Misteri di Balik Kalung LOL

Judul: Lucy Lucifer

Genre: Horror

Penulis: Bella Vanilla, dkk

Editor: Aini

Tebal: 210 halaman

Cetakan Pertama: November 2013

Harga: Rp 32.000

Penerbit: de TEENS (DIVA Press)


Mendadak aku membeku. Tanganku serasa terpaku di kenop pintu yang sudah kuputar.
Siapa yang bernyanyi?
Bukannya Mbok Jum tidak ada?
Kapan dia masuk ke kamar lagi?
Kukumpulkan keberanian untuk mendorong pintu yang sudah kubuka. Sedikit demi sedikit... kuintip ke dalam kamar Mas Erik.
Badanku menegang melihat helaian rambut panjang kusut yang terurai di dekat pintu.
Rambut siapa ini?
Kutelusuri rambut itu dengan gerakan mata dari balik pintu. Begitu panjang dan kusut... dari pintu hingga boks Aira.
Aira...? Ada seseorang di atas boks Aira!! Seorang wanita berambut sangat panjang dan kusut duduk di atas boks Aira, membelakangiku. Rambutnya bagai gorden hitam pekat yang menyelimuti seluruh boks.


Itu tadi adalah blurb antologi horor super keren terbaru dari DIVA Press!
Ada empat belas cerpen horor dari empat belas pemenang lomba #teenhorror yang diselenggarakan oleh DIVA Press dan Unsa beberapa bulan lalu. Pastinya antologi ini bisa bikin kamu semua menggigil dan nggak bisa tidur, deh! DIJAMIN! ^^


Saya adalah salah satu penulisnya (songong dikit JOSS!) #langsung dihajar massa sekampung#

Ini cerpen pertama saya yang saya ikutin lomba di DIVA Press. Saya nggak nyangka, cerpen yang saya buat beberapa hari sebelum deadline ternyata berhasil nyamber gelar nominator! Alhasil, cerpen saya berhasil dibukukan. Buku pertama gue nih!! Prok prok prok proookkk! Meski demikian, saya yakin masih banyak kekurangan yang perlu ditambal dalam karya saya ini. Hehee v^^v



Cerpen saya ada di nomer 9. Judulnya Wajah. Ada teman saya yang nanya dari mana saya dapet inspirasi buat cerpen itu. Gini ceritanya:
Pada suatu sore, saya dan temen saya lagi duduk-duduk nggak jelas di kampus. Saya kemudian mengeluarkan Lucy Lucifer dari tas saya, dan mulai membaca ulang (udah kelar baca sebenernya, tapi karena nih buku saking kerennya, saya sampe baca lagi dan lagi!!). Lalu temen saya minjem, dan mulai baca cerpen saya. Temen saya bertanya,
"Tha, ente dapet dari mane inspirasi buat cerpennya? Kok judulnya Wajah?"
Saya jawab, "Dari muka saya sendiri. Muka saya horor, soalnya."
Tawa pun meledak. Wkwkwkwkkkkkk




Piiiiiiiiiiiiiiiiip #kesalahan teknis terjadi karena ledakan tawa radius sepuluh meter#







Nah intinya, antologi Lucy Lucifer ini memuat 14 cerpen keren yang nggak bikin nyesel deh! (ada kasus buku yang isinya bikin nyesel. Percayalah. Hal itu memang benar ada!). Kalo kalian sempet nemuin antologi ini di rak buku mana aja, kalian harus ambil dan baca! (pastinya kalo di toko buku, bawa dulu ke kasir dan bayar dulu yaaaaa)

JJOOOSSS!!!